Google+ Followers

Senin, 04 Februari 2013

10 Hotel Tempat Selebritas Ditemukan Tak Bernyawa Lagi

Beberapa minggu lalu dunia musik ditinggalkan oleh salah satu penyanyi bersuara emas, Whitney Houston. Ia ditemukan tidak bernyawa di salah satu kamar di Beverly Hills hotel. Kaum selebritas dengan segala kesibukan dan gaya hidupnya, menuliskan beberapa fenomena baru, yaitu mengakhiri hidupnya sendiri di sebuah tempat umum dan megah, yaitu hotel. Berbeda dengan kesehariannya yang sering dikerubungi banyak teman, fans dan keluarga, beberapa dari selebritas membuat kematiannya jauh dari keramaian bahkan beberapa mengakhiri hidupnya dengan catatan yang buruk. berikut beberapa peristiwa tersebut dari kaum selebritas, sebagai berikut :

1. The Chateau Marmont – John Belushi
 The Chateau Marmont terletak di Hollywood Barat tepatnya di kawasan terkenal, Sunset Boulevard. Hotel ini dibangun pada tahun 1927 dengan gaya bangunan yang mirip dengan Château d’Amboise di Prancis. The Chateau Marmont dikenal sebagai salah satu hotel yang sering di kunjungi para selebritas, sebuah reputasi yang bagus untuk hotel ini. Sebaliknya, hotel ini pun memiliki sejarah yang kontroversi, beberapa perselingkuhan, kecelakaan dan bahkan kematian kaum selebritas pernah masuk ke dalam sejarah hotel ini.
 Pada tanggal 5 Maret 1982 setelah menghabiskan waktu dengan minum dan obat-obatan dengan Robert Diniro dan Robin Williams, komedian John Belushi mengakhiri hidupnya di The Chateau Marmont setelah mengonsumsi heroin. Karena overdosis, setelah menyuntikan speedball yaitu campuran dari speed dan heroin sebelum ia tidur, dan nyatanya dia tak pernah bangun kembali.

2. Lorraine Motel – Martin Luther King, Jr
Lorraine Motel terletak di kota Memphis, Tennesse.   Motel ini terdiri dari 16 kamar yang dibangun pada tahun 1925. Beberapa kali berganti nama dan Lorraine adalah nama yang terakhir, setelah kemudian dijadikan salah satu situs dari The National Civil Right Museum. Tentunya ada alasan besar dari penempatan motel ini menjadi museum tersebut.
Pada tanggal 4 April 1968, pemimpin gerakan persamaan hak African-American dan peraih Nobel perdamaian, Martin Luther King, Jr. meninggal di balkon hotel ini setelah ditembak oleh James Earl Ray dari seberang komplek motel tersebut. Pada 8 Maret 1988, Lorraine resmi menjadi komplek museum untuk mengenang Martin Luther King, Jr dan menghormati pergerakan persamaan hak beliau. James Earl Ray dihukum seumur hidup dan mengakhiri hidupnya pada tahun 1998.

3. Hôtel d’Alsace – Oscar Wilde
Hôtel d’Alsace, yang kemudian berganti nama menjadi L’hotel, ini terletak di kota Paris, Prancis. Beberapa artis pernah menjadi pengunjung tetap di hotel ini, termasuk penulis Irlandia, Oscar Wilde. Tak hanya sebagai peristirahatan tetapnya, Oscar Wilde juga menjadikan hotel ini sebagai peristirahatan terakhirnya. 
Pada November 1900, setelah sakit yang berkepanjangan, Oscar Wilde meninggal di hotel ini pada saat ia berusia 46 tahun. Sebelum menginap di hotel ini, Oscar Wilde pernah menghabiskan waktunya di penjara karena tuduhan pelecehan seksual. Setelah keluar dari dari penjara, kesehatannya kian memburuk selama beberapa minggu. Di kamar 16, kamar yang ia tempati untuk terakhir kalinya ia meninggalkan sebuah tulisan di meja kayunya. “Dinding ini dan aku saling bertarung melawan kematian, salah satu dari kami akhirnya harus mengalah”

4.  Ritz-Carlton Hotel Sydney – Michael Hutchence
Ritz-Carlton Hotel Sydney, yang sekarang berganti nama menjasi Stamford Plaza Hotel, terletak di pusat kota Sydney di Macquarie Street yang bersejarah. Lokasinya berada dekat dengan Opera House terkenal di dunia, Royal Botanic Gardens, Central Business District, dan Pelabuhan Sydney (Sydney Harbour). Hotel berbintang lima ini sering menjadi tempat tujuan selebritas jika mengunjungi Sydney.
Di tahun 1997, vokalis band INXS, Michael Hutchence mengakhiri hidupnya di hotel ini. Ditemukan tak bernyawa lagi di kamar nomor 524, Michael diduga melakukan percobaan bunuh diri. Dia ditemukan dalam keadaan telanjang dan terbelit sabuk kulit dan meninggalkan bukti penggunaan obat-obatan dan alkohol yang tersebar di kamar tesebut. Semuanya tidak direncanakan, Michael tidak meninggalkan tulisan apapun bahkan ia sempat menjanjikan sarapan bersama dengan mantan pacarnya pada keesokan harinya.

5. Seminole Hard Rock Hotel and Casino - Ann Nicole Smith 
Seminole Hard Rock Hotel terletak di Miami, hotel ini dikenal juga dengan casinonya. Banyak selebritas yang mengunjungi hotel ini, salah satunya Anna Nicole Smith. Bintang majalah playboy ini ditemukan tidak bernyawa di salah satu kamar di hotel ini. Anna meninggal karena overdosis.
Tepatnya tanggal 8 February 2007, Anna meninggal dengan meninggalkan bukti 9 macam obat demam. Sehari sebelumnya Anna sempat mengalami demam sampai suhu badannya berada di angka 105 derajat celcius, tapi Anna menolak untuk pergi ke rumah sakit, ia memilih untuk meminum obat-obatan yang telah ia beli sendiri, termasuk choral hydrate, obat yang pernah membawa Marilyn Monroe (artis idola Anna Nicole Smith) pada kematiannya tahun 1962.

6. Landmark Hotel Los Angeles – Janis Joplin
Janis Joplin sedang merampungkan album Pearl saat ia ditemukan meninggal di Landmark Hotel Los Angeles, sekarang bernama Highland Gardens. Kejadian tersebut terjadi pada bulan Oktober 1970, Janis Joplin ditemukan meninggal karena overdosis, setelah menyuntikan heroin yang kadarnya 8 kali lebih kuat dari yang biasa ia konsumsi.
Terakhir ia dijumpai oleh petugas hotel saat memberikan uang kembalian untuk pembelian rokok. Ia ditemukan oleh John Cook, salah satu anggota bandnya, pada saat John Cook sempat kebingungan karena tidak melihat Janis Joplin di studio rekaman dan  lalu menyusulnya ke hotel tempat Janis menginap. Janis Joplin meninggal pada sat ia berusia 27 tahun.

7. Ambassador Hotel Los Angeles – Robert F Kennedy
Sejam setelah memenangkan pemilihan calon presiden dari partai Demokrat, Senator Robert F Kennedy ditembak di dapur hotel ini, tepatnya selepas tengah malam pada tanggal 5 Juni 1968. Robert Kennedy adalah saudara dari presiden Amerika Serikat John F. Kennedy yang mati ditembak juga.
Seorang imigran 24 tahun asal Palestina bernama Sirhan Sirhan didakwa sebagai pelaku penembakan tersebut dan ia dikenai hukuman seumur hidup. Hotel ini dihancurkan pada tahun 2005 untuk kemudian dijadikan lahan untuk 6 sekolah yang diberi nama Robert F. Kennedy Community School.

8. Swissotel Nai Lert Park Hotel, Bangkok – David Carradine
Swissotel Nai Lert Park Hotel adalah hotel berbintang 5 yang terletak di Bangkok, Thailand. Pada bulan Juni 2009 bintang film laga, David Carradine pernah menginap di hotel ini dan juga secara bersamaan menghabiskan hidupnya. Pelayan kamar yang menemukan jenazah aktor berumur 72 tahun ini.
David Carradine ditemukan di kloset dengan keadaan telanjang. Tidak hanya itu, tangan dan organ intimnya terikat. David Carradine diisukan mengalami autoerotic asphyxiation, yaitu perilaku seks dengan cara memotong jalan oksigen ke otak untuk mendapatkan sensasi.

9. Ritz-Carlton Hotel Paris – Coco Chanel
Icon fesyen, Coco Chanel menghabiskan 30 tahun menyewa kamar mewah di hotel bergengsi, Ritz Carlton Paris, sampai pada kematiannya pada tanggal 10 Januari 1971. Chanel merupakan salah satu ahli busana dan desainer yang terkenal di abad 20, yang pernah mengenalkan tren fesyen “little black dress” dan aroma parfum yang dikenal “Chanel No.5″.
Pada saat kematiannya, Chanel sedang merampungkan busana musim semi di kamarnya. Merasa tidak enak badan, lalu Chanel akhirnya beristirahat. Sayangnya kali ini istirahatnya tidak berujung. sampai saat ini belum diketahui akibat kematiannya. Coco Chanel meninggal pada saat ia berumur 87 tahun. Kamar yang ia tempati dijadikan kamar khusus dan disewakan dengan biaya yang sangat mahal.

10. Hotel Chelsea New York – Nancy Spungen (Sid Vicious’ girlfriend)
Hotel Chelsea dijadikan landmark kota New York karena menyimpan banyak sejarah, khususnya dunia hiburan. Hotel ini sering dikunjungi para artis, penulis, seniman dan musisi, bahkan beberapa dikenal menjadi penghuni tetap hotel ini. Belasan kali dijadikan setting film-film Hollywood, dan pernah menjadi setting untuk film karya Andy Warhol Chelsea Girl.
Pada 12 Oktober 1978, musisi Sid Vicious (bassis dari band The Sex Pistols) dan kekasihnya Nancy Spugen menyewa salah satu kamar di Hotel Chelsea. Mereka berdua dalam keadaan mabuk karena pengaruh obat-obatan ketika Sid menikam abdomen kekasihnya dan membuat kekasihnya tewas seketika di toilet kamar hotel tersebut. Pada Februari 1979, Sid Vicious tewas karena overdosis. Sid meminta untuk dikuburkan di dekat kekasihnya, tetapi karena perbedaan keyakinan hal ini tidak bisa dipenuhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar