Google+ Followers

Sabtu, 25 Maret 2017

Saridjah Niung Bernyanyi di Logo Google, Siapakah Dia?

https://www.google.com/logos/doodles/2017/saridjah-niungs-109th-birthday-5700246238658560-hp.gif

Saridjah Niung atau yang lebih dikenal sebagai "Ibu Soed" merupakan salah satu tokoh legendaris Tanah Air. Kecintaannya pada pendidikan, seni musik, dan anak-anak, tercermin dari lagu-lagu ceria yang ia ciptakan.

Sebut saja "Tik-tik", "Bunyi Hujan", "Hai Becak", "Menanam Jagung", "Burung Kutilang", "Nenek Moyang" dan "Kupu-kupu". Selain itu tak kurang dari 200 lagu karangannya yang sampai detik ini masih sering dinyanyikan sebagai materi belajar di Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Berkat legasinya tersebut, tak heran Google turut merayakan hari kelahiran Saridjah Niung yang jatuh hari ini, Minggu 26 Maret 2017. Jika masih hidup, Ibu Soed genap berumur 109 tahun. 

Seperti biasa, Google memperingati hari penting dengan sebuah doodle yang terpampang pada laman mesin pencari. Untuk ulang tahun Ibu Soed, doodle memperlihatkan ilustrasi Ibu Soed yang berkebaya sedang bernyanyi, sebagaimana dihimpun KompasTekno.

Lantas ada tiga anak kecil yang kusyuk mendengarkan nyanyian itu di radio. Not-not balok nyanyian diilustrasikan seakan-akan membentuk kata "Google". Warna doodle Saridjah Niung kali ini pun terasa hangat dengan perpaduan jingga dan hijau. 

https://2.bp.blogspot.com/-YtB5swaFkq8/VqhDjMbMKaI/AAAAAAAAEJU/I_OZSmMIlvQ/s1600/biografi%2Blengkap%2BIbu-Sud.jpg
Saridjah Niung lahir di Sukabumi, Jawa Barat. Selain sebagai guru, ia juga dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagi, penyiar radio, dan seniman batik. 

Namun, nama besarnya memang muncul karena lagu-lagu anak yang diciptakan. Awalnya ide menciptakan lagu anak muncul karena Ibu Soed melihat anak-anak didiknya di HIS (sekolah Belanda untuk orang pribumi pada zaman penjajahan) seperti kurang bahagia. 

Menurut dia, musik adalah salah satu pencair suasana tegang dan membuat hati sejuk. Maka dari itu, ia ciptakan lagi-lagu anak dan mulai mengajarkan anak-anak didiknya bernyanyi.

Selain itu, Saridjah Niung juga menunjukkan jiwa nasionalismenya melalui lagu "Berkibarlah Benderaku", "Bendera Merah Putih", dan "Tanah Airku" yang diciptakan selama masa kolonial Belanda. Lagu-lagu itu juga hingga sekarang masih sering dikumandangkan di sekolah-sekolah dan acara-acara kenegaraan. 


Sumber : http://tekno.kompas.com

Rabu, 08 Maret 2017

Hari Perempuan Internasional 2017 di Logo Google

http://indowarta.com/hiburan/wp-content/uploads/2017/03/Hari-Perempuan-Internasional-2017-696x298.jpg

Hari Perempuan Internasional 2017 dirayakan pula di Google hari ini Rabu, 8 Maret 2017. Di halaman utama, Google doodle hari ini  menampilkan 13 tokoh wanita dunia dalam 13 slide penuh warna. Para pioner wanita dari berbagai negara ini ini menunjukkan eksistensinya dengan menekuni berbagai profesi dan minat. Sepanjang zaman, wanita-wanita tersebut telah menjadi inspirasi, mulai dari Frida Kahlo hingga Suzanne Lenglen.

Jika anda membuka halaman Google hari ini, akan ada animasi seorang anak yang meminta didongengkan oleh sang nenek yang duduk di kursi malas. Sang nenek, kemudian mengisahkan dongeng pengantar tidur yang luar biasa, tentang 13 wanita luar biasa; yang bisa kita lihat dengan mengklik slide show tampilan doodle hari ini; yang akan mengantar dalam perjalanan berabad-abad, mengelilingi dunia.

Sebagai catatan, 13 tokoh wanita yang muncul dalam Google hari ini sebenarnya sudah pernah ditampilkan dalam doodle-doodle dalam rangka memperingati hari lahir mereka masing-masing. Namun, kali ini, untuk Hari Perempuan Internasional 2017, Google menyatukan mereka dalam slide show yang menggugah jiwa.

Yang pertama adalah Ida Wells, seorang wartawan asal Amerika Serikat yang juga menjalani peran sebagai aktivis hak-hak sipil. Berikutnya ada Lotfia El Nadi, yang menjadi pionir sebagai pilot wanita pertama Mesir. Tokoh ketiga, adalah Frida Kahlo yang namanya tidak perlu dijelaskan lagi. Ia pelukis asal Meksiko yang terkenal juga sebagai aktivis.

Tokoh lain yang muncul adalah Lina Bo Bardi, arsitek Italia kelahiran Brasil. Juga, Olga Skorokhodova, ilmuwan asal Uni Sovyet yang merupakan peneliti di bidang komunikasi untuk mereka yang tunarungu dan tunanetra.

Ada pula, Miriam Makeba, penyanyi Afrika Selatan yang juga aktivis hak-hak sipil. Kemudian, nama Sally Ride, astronot Amerika Serikat yang memiliki gelar wanita pertama yang bisa mencapai ruang angkasa juga tercantum.

Halet Çambel, arkeolog Turki dan wanita muslim pertama yang bertanding di Olimpiade, juga dimasukkan oleh Google. Juga, Ada Lovelace, ahli matematika asal Inggris, yang punya keahlian lain sebagai programer komputer pertama dunia. Melesat ke wilayah India, di sana ada Rukmini Devi, seorang penari dan  koreografer yang menghidupkan kembali Tari Klasik India.

Cecilia Grierson, dokter sekaligus wanita pertama di Argentina yang mendapatkan gelar medis, juga masuk. Kemudian, ditambah lagi, Lee Tai-young, pengacara wanita pertama di Korea. Yang terakhir, ada Suzanne Lenglen, juara tenis Perancis yang mempopulerkan olahraga tersebut.

Penasaran dengan kisah-kisah inspiratif 13 wanita tadi? Kunjungi saja Google doodle hari ini untuk pengetahuan lebih detail.


Sumber : Sidomi

Senin, 06 Maret 2017

37 Tahun Taman Nasional Komodo di Logo Google

http://kbr.id/media/?size=740x450&filename=37+tahun+taman+nasional+komodo+google+doodle.jpg

Tahukah kamu bahwa Komodo merupakan satwa langka asli Indonesia? Atau apakah kamu juga tahu bahwa Komodo punya indra penciuman yang mampu mendeteksi keberadaan mangsa dari jarak sepuluh kilometer?
Kalau tidak tahu, tampaknya kamu harus mengikuti kuis interaktif Google Doodle mengenai kadal raksasa asli Indonesia yang tinggal di Pulau Komodo ini.

Ya, hari ini, Senin 6 Maret 2017 Google turut merayakan 37 tahun Taman Nasional Komodo melalui laman depan pencariannya. Jika kamu buka Google hari ini, terpampang sebuah doodle interaktif bergambar Komodo yang sedang tertidur. Pada huruf O kedua dari kata Google, terdapat sebuah ikon Play.

Ketika kamu menekannya, Komodo itu bakal bangun dan mengantar kamu untuk lebih mengenalnya melalui lima pertanyaan. Kamu tinggal memilih jawaban "True" atau "False" yang telah disediakan. Bila kamu salah, Google bakal memberitahukan jawaban yang benar berikut penjelasannya.
Di laman Google Goodle disebutkan bahwa Taman Nasional Komodo yang berusia 37 tahun itu terletak antara provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Taman tersebut terdiri dari tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Rinca, dan Padar serta beberapa pulau kecil.

http://www.indoholidaytourguide.com/wp-content/uploads/2012/12/Komodo-Dragon-420x0.jpg
(Sumber gambar : http://www.indoholidaytourguide.com)
Luas wilayah daratan taman ini sekitar 603 kilometer persegi dan luas wilayah totalnya 1.817 kilometer persegi. Tak seperti pulau lainnya, Taman Nasional Komodo memiliki bermacam lanskap, mulai dari savana kering hingga hutan lebat, yang semuanya dikelilingi pantai pasir putih dan bentangan air berwarna biru cerah. Sangat indah!

Tercatat, Taman Nasional Komodo didirikan pada 1980. Meski namanya Taman Nasional Komodo, tempat ini dibuat bukan hanya untuk melindungi Komodo yang jumlahnya kini sekitar 5.700 ekor saja, tetapi juga untuk melindungi hewan liar lainnya, seperti 72 spesies burung, misalnya Kakatua Jambul Kuning yang termasuk langka, ribuan spesies ikan, penyu laut, lumba-lumba, hingga paus.

Khusus hari ini, Google mengapresiasi Taman Nasional Komodo yang berusia 37 tahun dengan Google Doodle karena tempat tersebut telah menjadi rumah bagi satwa liar yang dilindungi. "Berkat Taman Nasional seperti Komodo, satwa liar bisa terus berkembang dan sebagian besar tidak terganggu oleh campur tangan manusia," demikian tertulis di laman Google Doodle tersebut.


Sumber http://tekno.liputan6.com

Minggu, 26 Februari 2017

Taman Nasional Ujung Kulon di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/25th-anniversary-of-ujung-kulon-park-5645586867945472-hp.jpg

Taman Nasional Ujung Kulon muncul dihalaman utama Google, Minggu 26 Februari 20147. Terlihat sosok badak bercula satu atau badak jawa dengan latar suasana taman, lengkap dengan nama Google.

Munculnya Taman Nasional Ujung Kulon dihalaman utama Google atau sering disebut Google Doodle ini dikarenakan pada hari ini Taman Nasional Ujung Kulon yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia yang dilincungi oleh UNESCO pada 1991 sudah berusia 25 tahun.

Hari Jadi ke 25 Taman Ujung Kulon atau 25th Anniversary of Ujung Kulon Park ikut dirayakan oleh Google karena taman ini merupakan salah satu warisan dunia yang terdapat berbagai satwa langka. Dintaranya terdapat badak jawa (Rhinoceros sondaicus) yang sudah hampir punah.

Badak jawa atau lebih dikenal dengan sebiuta badak bercula satu terancam punah. Menurut dara dari (International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) IUCN Red, jumlah badak jawa kini hanya tinggal 50 hingga 60 ekor di alam liar dan hanya hidup di Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten,

http://static.initempatwisata.com/mediafiles/2015/03/Badak-bercula-satu-di-Taman-Nasional-Ujung-Kulon.jpg
(Sumber Gambar : http://static.initempatwisata.com)
Saat ini badak jawa hanya berada di taman yang letaknya di bagian paling barat Pulau Jawa. Selain disana, badak jawa tidak ditemukan di kebun binatang mana pun di dunia. Badak ini kemungkinan adalah mamalia terlangka di bumi.

Menurut infromasi, Taman Nasional Ujung Kulon memiliki luas sekitar 122.956 Ha. Dari luas tersebut 443 km² di antaranya adalah laut yang dimulai dari tanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia. Kawasan Taman nasional ini juga memasukan wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil disekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang.

Dengan dijadikannya Taman Nasional Ujung Kulon menjadi situs warisan dunia dan terdapat saewa langka yang salah satunya adalah badak jawa. Maka, tidak heran jika Google ikut merayakan hari jadi ke 25 Taman Nasional Ujung Kulon dijadikan sebagai halaman utaman Google.


Sumber : http://www.mediajabar.com

Kamis, 23 Februari 2017

Exoplanet di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/seven-earth-size-exoplanets-discovered-6423181526040576-hp.gif

EXOPLANET menjadi tema Google doodle hari ini, Kamis 23 Februari 2017. Apa itu exoplanet?
Exoplanet adalah planet yang ditemukan di luar Tata Surya. Seperti planet dalam susunan Tata Surya, exoplanet juga mengorbit pada sebuah bintang tunggal. Tetapi bukan matahari kita.

Penelitian penemuan exoplanet telah dimulai sejak lama. Harapannya, bisa ditemukan planet lain yang bisa dihuni seperti Bumi.

Exoplanet pertama terderteksi pada 1988. Namun penemuan pertama exoplanet baru bisa dipastikan pada 1992. Sejak saat itu hingga saat ini, lebih dari 3.500 exoplanet yang sudah ditemukan.

NASA meluncurkan teleskop luar angkasa Kepler untuk mencari exoplanet. Sejak diluncurkan 2009, Kepler telah menemukan 2.331 exoplanet. Sementara jumal exoplanet yang ukurannya hampir sama dengan Bumi dan berada di zona yang layak huni hanya 21 exoplanet.

Terakhir, NASA mengumumkan penemuan tujuh planet seukuran Bumi yang tersusun di sekitar bintang tunggal. Tiga dari planet tersebut berada di zona yang layak huni.

Exoplanet ini dinamai TRAPPIST-1, nama ini berasal dari The Transiting Planets and Plantesimals Small Telescope (TRAPPIST) yang berada di Cili. Pada Mei 2016, dengan menggunakan TRAPPIST itu, peneliti mengumumkan telah menemukan tiga planet.


Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com

Senin, 13 Februari 2017

10 Pengkritik Presiden Putin Ini Nasibnya Berakhir Maut

Tak ada yang tahu kapan aktivis dan penulis asal Rusia, Vladimir Kara-Murza akan kembali siuman dari koma yang ia alami sejak minggu lalu. Ia tak sadarkan diri dan dicurigai telah diracun oleh bahan tak dikenal.
Kondisinya itu membuat sang istri, Evgenia, yakin suaminya merupakan target dari perannya untuk memastikan AS agar memberi sanki kepada Rusia terkait dengan kematian oposisi Presiden Vladimir Putin, Sergei Magnitsky.
Pria yang baru berusia 35 tahun itu kini hidupnya dibantu oleh peralatan medis di sebuah rumah sakit di Moskow setelah tiba-tiba sakit pada 2 Februari lalu. Saat itu ia tengah bersiap terbang ke AS untuk merayakan ulang tahun anak perempuannya. Kara-Murza pernah mengalami dugaan keracunan dua tahun lalu dan selamat.
Kara-Murza telah keliling Rusia dalam beberapa minggu terakhir untuk mempromosikan film dokumenternya terkait Boris Nemtsov. Ia adalah politis liberal oposisi yang tewas dibunuh dekat Kremlin tahun 2015.
Beberapa saat sebelum sakit, Kara-Murza mem-posting foto sahabatnya itu di Facebook.
Sama seperti sang istri aktivis itu, oposisi anggota parlemen Rusia, Ilya Ponomarve percaya kondisi koma Kara-Murza ada hubungannya dengan para kroni Presiden Putin.
"Bagi saya, tak ada keraguan bahwa kondisi seperti yang dialami Kara-Murza hanya bisa dilakukan oleh petinggi negara dan otoritas yang tengah memimpin," kata Ponomarev kepada ABC.
"Saya tidak mengatakan perintah datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin, tapi mungkin dilakukan oleh orang yang dekat dengannya,"
Ternyata, setelah ditelusuri, ada banyak orang yang bertentangan dengan Putin nyawanya berujung dengan maut. Berikut 10 nama pengkritik sang presiden
Liputan6.com mengutip dari News.com.au dan berbagai sumber pada Senin (13/1/2017).

1. Boris Nemtsov, Tewas Tahun 2015
http://ichef.bbci.co.uk/news/624/media/images/81303000/jpg/_81303972_008434359-1.jpg
Boris Yefimovich Nemtsov adalah negarawan dan politisi liberal yang kerap bertentangan dengan pemerintahan Putin.
Ia tewas ditembak empat kali dipunggungnya oleh pembunuh tak dikenal dan berhasil kabur. Lokasi penembakan tak jauh dari Kremlin.
Insiden itu terjadi beberapa jam setelah Nemtsov turut ikut unjuk rasa menolak perang Rusia di Ukraina.
Meski Putin bilang memerintahkan investigasi kasus ini, tapi pembunuhnya tak pernah ditangkap.

2. Boris Berezovsky, Tewas Tahun 2013
http://cdn2.everyjoe.com/wp-content/uploads/2013/03/boris-berezovsky-pictures-russian-billionaire-sucide-6.jpg
Boris Berezovsky adalah miliarder Rusia yang kabur ke Inggris setelah bertentangan dengan Presiden Putin.
Selama di pengasingan, ia mengancam akan menjatuhkan Putin.
Ia ditemukan tewas terkunci dalam kamar mandinya di rumahnya di Berkshire. Di lehernya, terdapat tali dan tampaknya ia bunuh diri.
Namun, menurut koroner penyebab kematiannya tak jelas. Polisi Inggris menelusuri bahwa korban pernah mengalami berbagai ancaman pembunuhan sebelumnya selama di pengasingan.

3. Stanislav Markelov Tewas Tahun 2009
http://www.kavkaz-uzel.eu/system/uploads/article_image/image/0007/73044/main_image_800px-Stanislav_markelov_ssf2008.jpg
Stanislav Markelov adalah pengacara mewakili para jurnalis (termasuk wartawan Anna Anna Politkovskaya yang tewas dibunuh) yang menulis artikel kritikan kepada Putin. Ia tewas ditembak oleh pria bertopeng di dekat Kremlin.

4. Anastasia Baburova Tewas Tahun 2009
http://gdb.rferl.org/37991438-E063-4CE8-A1AE-359B032ED691_cx0_cy19_cw100_mw1024_s_n_r1.jpg
Wartawan Anastasia Baburova yang tengah berjalan bersama Stanislav Markelov juga tewas ditembak saat mencoba menolong pengacara itu.

5. Sergei Magnitsky, Tewas pada 2009
https://media.npr.org/assets/img/2015/02/05/9.-sergei-magnitsky---courtesy-of-the-magnitsky-family_wide-e9468b0e3dfc5599794db7fa15edce8fb8a9c30d.jpg?s=1400
Pengacara Sergei Magnitsky tewas dalam tahanan polisi setelah ia mengalami kekerasan berupa pemukulan.
Tepat sebelum kematiannya ia telah disewa oleh pengusaha Inggris-Amerika William Browder untuk menyelidiki penipuan pajak jutaan dolar terhadap negara Rusia di mana bisnis Browder telah tanpa sadar terlibat dalamnya.
Magnitsky diduga ditangkap setelah mengungkap bukti yang menunjukkan bahwa pejabat polisi berada di balik penipuan.
Pada Juli 2012 ia dihukum karena penggelapan pajak. Browder berhasil melobi pemerintah AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap mereka yang terkait dengan kematian Magnitsky, sanksi yang dikaitkan dengan dugaan keracunan Vladimir Kara-Murza.

6. Natalia Estemirova, Tewas pada 2009
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/17/article-1214196-063419A4000005DC-662_468x286.jpg
Natalia Estemirova adalah seorang jurnalis yang kerap bekerja dengan Anna Politkovskaya (yang juga dibunuh). Dia mengkhususkan diri dalam mengungkap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara Rusia di Chechnya.
Estemirova diculik di luar rumahnya sebelum ditembak di kepala dan dibuang di dekat hutan. Tidak ada yang dihukum karena pembunuhan itu.

7. Anna Politkovskayam, Tewas pada 2006
http://www.abc.es/Media/201110/07/Politkovskaya-3--644x362.jpg
Anna Politkovskaya adalah wartawan Rusia yang kritis dengan Putin. Jurnalis perempuan itu menuduh Putin ingin mengubah negaranya menjadi negara polisi dalam bukunya berjudul Putin's Rusia.
Dia dibunuh oleh lima pembunuh bayaran yang menembaknya dari jarak dekat di lift gedungnya.
Kelima orang itu dihukum karena pembunuhan, tapi hakim menemukan bahwa itu adalah pembunuhan bayaran yang dibayar US$ 150.000 oleh "orang tak dikenal.

8. Alexander Litvinenko, Tewas pada 2006
http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02582/LITVINENKO_2582317k.jpg
Alexander Litvinenko adalah seorang mantan agen KGB yang meninggal tiga minggu setelah minum secangkir teh di sebuah hotel di London yang telah dicampur dengan cairan mematikan polonium-210.
Sebuah penyelidikan Inggris menemukan bahwa Litvinenko diracun oleh agen Rusia Andrei Lugovoi dan Dmitry Kovtun, yang bertindak atas perintah yang "mungkin telah disetujui oleh Presiden Putin."
Litvinenko adalah penentang vokal Putin, ia menuduh sang presiden meledakkan sebuah blok apartemen dan memerintahkan pembunuhan wartawan Anna Politkovskaya.

9. Paul Klebnikov, tewas 2004
https://s3-us-west-2.amazonaws.com/find-a-grave-prod/photos/2017/17/17475523_1484760558.jpg
Paul Klebnikov adalah wartawan investigasi Amerika keturunan Rusia. Ia tewas di luar kantornya di Moskow oleh penembak yang melepas peluru dari sebuah mobil yang tengah berjalan.
Dia pemimpin redaksi majalah Forbes edisi Rusia. Selama hidupnya, Klebnikov telah menulis tentang korupsi dan kehidupan pribadi orang-orang tajir Rusia dan menerbitkan daftar orang-orang terkaya di negara itu.

10. Sergei Yushenkov, Tewas Tahun 2003
http://i3.mirror.co.uk/incoming/article7220671.ece/ALTERNATES/s615b/Sergei-Yushenkov.jpg
Sergei Yushenkov adalah seorang politikus Rusia yang tewas ditembak saat ia mencoba untuk mengumpulkan bukti bahwa pemerintah Putin berada di balik pemboman sebuah blok apartemen perumahan.
Dia tewas dengan satu peluru ke dada hanya beberapa jam setelah organisasinya Liberal Rusia telah diakui oleh Departemen Kehakiman sebagai partai politik.


Sumber : Yahoo

Jumat, 10 Februari 2017

Sultan Muslim dan 9 Orang Asing yang Bantu Kemerdekaan Amerika

Presiden Donald Trump membuat kebijakan pelarangan pengunjung dan imigran dari 7 negara berpenduduk mayoritas Muslim memasuki Amerika Serikat. Banyak pihak mengecamnya sebagai anti asing. Ternyata, Revolusi Amerika pun tidak terlepas dari peran sejumlah pihak asing yang bahkan menjadi penentu kemenangan Revolusi.
Selain nama Marquis de Lafayette dan Casimir Pulaski yang sering disebutkan, kutipan dari listverse.com pada Sabtu (11/2/2017) mengungkapkan sejumlah pihak lain.
Tanpa 10 orang ini, Amerika Serikat (AS) mungkin tidak bisa meraih kemerdekaan:

1. Crispus Attucks

(Public Domain)
Pria pertama yang bertempur dan tewas dalam Perang Kemerdekaan memang lahir di Amerika, tapi sesama warga tidak melihatnya sebagai bagian dari mereka.
Crispus Attucsk adalah seorang budak pelarian. Ia penah menjadi kelasi, namun majikannya menginginkannya kembali menjadi budak.
Suatu hari, Attucks dan sesama kelasi sedang ada di pub ketika seorang tentara Inggris masuk.
Kehadiran itu tidak disukai oleh kelasi setinggi 190 centimeter itu dan teman-temannya.
Tujuh tentara Inggris lain masuk membantu temannya dan mulailah terjadi kerusuhan. Pihak Inggris melepaskan tembakan dan Attucks melawan lalu merampas bayonet seorang prajurit dan menghajarnya. Prajurit itu sempat menembak sebelum tewas. Empat orang meninggal dunia.
Terjadi perdebatan sejarah tentang kepahlawanan Attuck. Ia melakukan aksi heroik atau sekedar mabuk. Yang jelas, dialah yang pertama meninggal dalam Pembantaian Boston.

2. Von Steuben

(Sumber Wikimedia)
Warga Amerika yang terjun dalam perang kemerdekaan tidak semuanya berpengalaman. Sebelum kedatangan Friedrich Wilhelm von Steuben dari Prussia, mereka menggunakan bayonet dari tusukan daging.
Von Steuben menyeberangi lautan untuk mengajarkan teknik bertempur kepada warga Amerika dan menjabat sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Bersenjata Amerika dengan tugas melatih para prajurit dan mengorganisasikan latihan tersebut. Termasuk di dalamnya adalah penggunaan bayonet dan hasilnya membuat perbedaan dalam pertempuran.
Padahal ia tidak berbahasa Inggris. Ia berbicara dalam bahasa Prussia, diterjemahkan sekretarisnya ke dalam bahasa Prancis, diterjemahkan lagi oleh sekretaris lain ke dalam bahasa Inggris.
Pada 1779, Jenderal Wayne menggunakan bahan ajaran Von Steuben untuk merebut Stony Brook tanpa satupun tembakan dilepaskan, hanya dengan menggunakan bayonet. Karena tanpa suara tembakan, ia dan 750 pasukannya bisa menyelinap dalam senyap.

3. Tadeusz Kosciuszko

(Sumber Wikimedia)
Tadeusz Kosciuszko adalah seorang kepala teknik di Angkatan Bersenjata AS. Ia merencanakan strategi pertahanan di Saratoga yang membalik jalannya perang yang menguntungkan pihak Amerika.
Ia membangun markas militer di West Point yang sekarang menjadi tempat Akademi Militer Amerika Serikat (AS).
Peran pentingnya justru dimulai setelah ia meninggal. Ia menjadi akrab dengan Thomas Jefferson yang dipercayakan untuk melakukan kehendak terakhirnya yaitu agar setiap uang yang dimilikinya dipakai untuk membebaskan dan mendidik para budak dari Afrika.
Thomas Jefferson sudah berusia 75 sehingga ia meneruskan tugas kepada orang lain yang ternyata tidak menginginkan tanggungjawab itu.
Akhirnya Kolonel George Bomford ditugaskan untuk itu, tapi ia malah menggunakan uangnya untuk diri sendiri. Ketika ia meninggal, hanya tersisa US$ 5.680 dari keseluruhan amanah Kosciuszko senilai US$ 43.504
Surat wasiatnya sampai di tangan Mahkamah Agung, tapi sekedar dilempar. Tidak ada uang sedikitpun yang dipakai untuk membebaskan para budak.

4. De Galvez

(Sumber Wikimedia)
Bernardo de Galvez adalah gubernur Louisiana yang pada masa itu masih menjadi koloni Spanyol. Ia sebenarnya bukan tertarik dengan alasan mendukung demokrasi, tapi lebih kepada ingin menyebabkan kerepotan bagi Inggris.
Karena itu, ketika Amerika memulai perang melawan Inggris, ia mulai mengirimkan apapun yang dia bisa. Ia menjanjikan semua senjata dan pengobatan yang bisa diraihnya, dengan peringatan, "Harus kelihatan seakan saya tidak tahu apapun."
Spanyol akhirnya masuk dalam perang terbuka pada 1779 dan De Galvez tidak perlu lagi menyembunyikan diri. Ia terjun dalam pertempuran dan dalam satu tahun mendesak Inggris keluar dari Mobile, Alabama. Setahun kemudian, ia mengusir Inggris dari Florida.

5. Moses Hazen

(Sumber Wikimedia)
Pada masa Perang Revolusi, Kanada merupakan koloni Inggris, sehingga mereka secara teknis adalah musuh Amerika. Tapi ada beberapa pihak yang berperang sepihak bersama Amerika. Pihak Amerika memang mengirimkan traktat politik dan para pengirim pesan untuk membujuk warga Kanada berganti pihak.
Sekelompok warga Kanada yang kebanyakan merupakan keturunan Prancis kemudian bergabung dengan Amerika sehingga ada dua Resimen Kanada dalam pasukan.
Kelompok pertama berada di bawah pimpinan Benedict Arnold yang pernah mencoba merebut Quebec, namun gagal. Kemudian, selama perang, ia berpangkalan di New York.
Resimen ke dua dipimpin oleh Moses Hazen yang memimpin dalam beberapa pertempuran paling penting selama perang, termasuk Pendudukan Yorktown yang menjadi pertempuran penyelesaian perang.
Ketika perang usai, Moses Hazen dan sesama pasukan Kanada tidak bisa pulang sehingga kemudian tinggal di Amerika Serikat.

6. Antonio Barcelo

(Sumber Wikimedia)
Kita biasanya menduga Revolusi Amerika hanya berlangsung di tanah Amerika. Ternyata, Spanyol dan Prancis berperang berhadapan langsung dengan Inggris. Perang terbesar dan terlama pada masa itu terjadi di Gibraltar, pulau 5 kilometer persegi di Eropa yang memiliki letak strategis.
Pada 24 Juni 1779, armada kapal-kapal Prancis dan Spanyol mencoba merebutnya hingga 3 tahun kemudian. Serangan terbaik merupakan gagasan Antonio Barcelo dengan armada kapal-kapal kecil pembawa meriam-meriam yang disebut dengan “baterai terapung.” Tidak mempan dan dihadang pihak Inggris, tapi hanya sampai di situ.
Pengepungan baru berakhir setelah penandatanganan perjanjian perdamaian.

7. Goetschius

(Sumber Donna White)
Pada tahun-tahun awal, banyak pemukim Belanda di Amerika Serikat dengan komunitas sendiri yang sepertinya terpisah dari seluruh Amerika, tapi hal itu membantu dalam Revolusi Amerika.
Setelah pihak Inggris merebut New Jersey, John Mauritius Goetschius membentuk milisi gerilya petani Belanda dan menyerang balik. Mereka menyerbu di malam hari dan, ketika sudah pagi, kembali berpura-pura menjadi petani yang tidak tahu apa-apa.
Walaupun bertani, mereka memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat. Pada 1781, ketika Washington mengirimkan pasukan untuk merebut Fort Lee di New Jersey dari para pendukung Inggris, ternyata pasukan gerilya Goetschius sudah terlebih dulu merebutnya.

8. Tewahangarahken

(Sumber Allison Giles)
Tidak ada yang lebih Amerika daripada Pribumi Amerika, tapi mereka kerap tidak diperlakukan demikian.
Ada peran mereka dalam Perang Revolusi yang seakan tidak dikenal. Memang, kebanyakan berpihak kepada Inggris kalau mereka diharuskan memihak.
Tentu saja masuk akal, karena keinginan Amerika merdeka adalah agar bisa mendapatkan tanah warga pribumi.
Tapi suku Oneida menolak mempercayai bahwa bangsa Amerika tidak bermaksud mencederai mereka. Kontak utama dengan bangsa Eropa dilakukan melalui misionaris Samuel Kirkland yang juga baik kepada mereka.
Jadi, ketika mereka tahu bahwa teman-teman Kirkland memerlukan bantuan, mereka mengangkat senjata dan bertempur di pihak yang sama.
Suku Oneida beperan sebagai pemandu, mengusik pos-pos Inggris, dan ikut dalam beberapa pertempuran secara hebat. Dalam Pertempuran Oriskany, Kepala Suku Tewahangarahken sendirian menghabisi 9 tentara Inggris.
Walaupun begitu, mereka harus berjuang meyakinkan Amerika bahwa mereka sepihak. Suatu saat, mereka mengirimkan 6 tawanan dari suku lain dan menyelamatkan seorang pasukan Amerika. Pihak Amerika malah meminta kulit kepala.
Suku Oneida kemudian mengirimkan surat penjelasan, "Kami tidak menerima kulit kepala. Semoga Anda sekarang yakin dengan persabahatan terhadapmu dan tujuan muliamu."

9. Rochambeau

(Sumber Wikimedia)
Pertempuran penentu Revolusi Amerika terjadi ketika George Washington memimpin pasukan Amerika berperang melawan Inggris di Yorktown. Tapi, Washington tidak sendirian. Ia bersama-sama dengan pasukan besar dan kapal-kapal Prancis di bawah pimpinan
Pengepungan Yorktown berakhir dan pihak Inggris menyerah. Pimpinan Inggris saat itu, Lord Cornwallis menolak berhadapan dengan musuh untuk kemudian menyerah. Ia meminta wakilnya, Brigadir Jenderal O'Hara yang kemudian menyerahkan pedang tanda menyerah kepada Rochambeau.
Tapi, Rochambeau menolaknya karena menurutnya perang ini milik Amerika. Ia bersikeras agar pihak Inggris menyerah kepada George Washington yang kemudian juga menolak penyerahan pedang.
Ia meminta O'Hara menyerah kepada wakilnya dalam jenjang komando, Benjamin Lincoln.
Sebelumnya Lincoln pernah dihajar pasukan Inggris dalam pertempuran di Charleston dan tidak mendapat kesempatan menyerah secara layak. Washington ingin agar Lincoln mengalaminya sendiri.

10. Hyder Ali

(Sumber Wikimedia)
Perang terakhir dalam Revolusi Amerika tidak berlangsung di tanah Amerika, tapi di India. Pada Abad ke-18, komunikasi tidak berlangsung segera sehingga pihak yang bertempur di suatu bagian dunia tidak mengetahui bahwa perang telah selesai.
India menjadi tempat pertempuran Revolusi Amerika selama 5 tahun peperangan. Ketika Prancis menyatakan perang melawan Inggris, pihak East India Company mulai menyerbu koloni Prancis di India.
Hyder Ali, Sultan muslim asal Mysore, India, berpihak kepada Prancis dan memimpin pertempuran di India.
Ketika Hyder Ali wafat pada 1783, pihak Inggris maju pesat menuju wilayah koloni Prancis.
Pihak Inggris memindahkan pasukan ke Cuddalore, suatu kota di Teluk Bengal, dan hampir mencaploknya. Pihak Prancis mengirimkan armada untuk menahan dan melawan.
Pasukan Prancis dan Mysorea bertempur di seluruh India untuk menahan Inggris. Lalu, pada 29 Juni 1783, datanglah berita bahwa perang sudah usai 8 bulan sebelumnya.


Sumber : Yahoo