Google+ Followers

Selasa, 16 Mei 2017

Apa Itu Mekanisme Antikythera? Ada di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/115th-anniversary-of-the-antikythera-mechanisms-discovery-6292005859622912-l.png

Google Doodle hari ini, Rabu tanggal 17 Mei 2017, mencantumkan peringatan ke-115 penemuan Mekanisme Antikythera. Apa itu Mekanisme Antikythera? Sepenting apakah hal tersebut sehingga dipilih untuk menghiasi tampilan Google Doodle hari ini? Ternyata, itu adalah alat yang diduga sebagai komputer tertua di dunia.

Mekanisme Antikythera diciptakan jauh sebelum perangkat komputer dikenal dan populer saat ini. Tahun 1901, ditemukan suatu alat di sebuah kapal yang karam di Laut Aegean, sebelah selatan Yunani. Penemuan tersebut cukup membingungkan para ilmuwan karena tidak sepenuhnya dimengerti fungsi peralatan itu.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penelitian, ternyata alat yang dibuat dari logam itu diyakini sebagai komputer pertama di dunia yang diperkirakan tercipta pada sekitar 150 tahun sebelum masehi dan diduga kuat merupakan salah satu karya cipta dari orang-orang pada masa Yunani Kuno. Dengan kata lain, Mekanisme Antikythera sudah berusia 2.000 tahun lebih.

https://4.bp.blogspot.com/-2JfdfSA9qko/V7NJvyX_YSI/AAAAAAAAAR8/KwqBMnn9x0A_xpg58CRDt0d8Hgjvz4FnQCK4B/s400/Ekspedisi%2BUntuk%2BUngkap%2BMisteri%2BMekanisme%2BAntikythera%2B-1.jpg
“Mekanisme Antikythera telah mengajarkan kepada kami adalah bahwa para mekanik Yunani kuno dapat merancang dan membangun perangkat yang sangat kompleks. Perangkat itu memiliki skala yang sangat kecil,” papar Profesor Alexander Jones, pakar sejarah astronomi kuno dari Institute for Study of the Ancient World, New York, Amerika Serikat.

Berdasarkan hasil penelitan yang berhasil diungkap pada 2016 lalu, Profesor Alexander Jones menyebut Mekanisme Antikythera memakai prinsip matematika dan menyajikan agenda ilmiah untuk menguak misteri alam semesta yang memang menjadi salah satu bahan perdebatan para filsuf dan pemikir pada zaman Yunani Kuno.


Sumber : Sidomi

Selasa, 09 Mei 2017

181 tahun Ferdinand Monoyer di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/ferdinand-monoyers-181st-birthday-5105939098107904.2-law.gif

Dua huruf “O” di halaman utama Google berubah menjadi ilustrasi sepasang mata. Mengapa demikian?
Klik tombol segitiga yang ada di ujung kanan logo Google tersebut, maka Anda akan melihat ilustrasi mata itu berkedip.

Sementara itu di bagian kanan itu akan muncul tabel berisi deretan abjad, yang biasanya digunakan untuk pemeriksaan mata.

Klik sekali lagi, maka akan muncul keterangan lebih detail yang menampilkan hasil pencarian tentang seorang pria bernama Ferdinand Monoyer.

Google Doodle hari Selasa tanggal 9 Mei 2017 ini merupakan persembahan ulang tahun ke 181 untuk Ferdinand Monoyer. Dia adalah seorang dokter mata asal Perancis yang lahir pada 9 Mei 1836 silam. Ferdinand Monoyer meninggal pada 11 Juli 1912.

Semasa hidupnya, Ferdinand Monoyer dikenal sebagai orang yang memperkenalkan diopter atau satuan pengukur kekuatan optik dan tabel Monoyer.

Tabel Monoyer yang diciptakan Ferdinand memiliki bentuk serupa dengan tabel yang ditampilkan di sisi kanan Google Doodle hari ini. Fungi tabel Monoyer adalah untuk menguji kemampuan visual mata seseorang.


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/14/Ferdinand_Monoyer.jpg
(Sumber gambar : Wikipedia )
Setiap deretan huruf dalam table Monoyer ini mewakili ukuran diopter, dari paling kecil hingga paling besar.

Selain itu, deretan huruf itu mewakili ukuran jarak yang diperlukan agar seseorang bisa membacanya.
Pada masa 100 tahun lalu, tabel Monoyer tersebut merupakan tabel pengujian mata pertama yang dibuat dengan sistem desimal.

Dalam tabel pengecekan mata ini tersembunyi deretan huruf yang mengeja nama penemuanya, yakni Ferdinand Monoyer.

Deretan huruf tersebut disusun terbalik, dari bawah ke atas, dan disematkan kanan dan kiri tabel.
Kata Ferdinand ada di deretan huruf sebelah kanan, sedangkan kata Monoyer ada di deretan huruf sebelah kiri.


Sumber : http://tekno.kompas.com

Senin, 01 Mei 2017

Memperingati 110 Tahun Pelukis Affandi di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/affandis-110th-birthday-5143928419385344.7-l.png

Tanggal 1 Mei 2017 menandai ulang tahun ke-110 dari Affandi, seorang pelukis kenamaan asal Indonesia. Affandi adalah sosok legendaris di dunia seni rupa. Tak hanya di Tanah Air, karya-karnyanya juga terkenal di mancanegara.

Lahir di Cirebon pada 1907, maestro bernama lengkap Affandi Koesoema tersebut dikenal memiliki gaya khas yang didapat dengan cara membubuhkan cat langsung dari kemasannya ke atas kanvas. Lalu, alih-alih kuas, menggunakan jari jemarinya untuk melukis.

“Doodle hari ini mengenang Affandi dengan menerapkan gaya yang mirip,” tulis Google dalam laman penjelasannya mengenai Doodle ulang tahun Affandi, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Senin (1/5/2017).

“Garis-garisnya seperti guratan Affandi, luwes dan bersemangat, dengan warna-warna macam yang dulu biasa dipakainya,” imbuh Google.

http://4.bp.blogspot.com/-7_PeaCEz6YQ/Vhsz6dV7AyI/AAAAAAAAAUY/xSV_GLKJh5E/s1600/affandi-koestomo.jpg
(Sumber gambar : dunialukisan-javadesindo.blogspot)
Affandi sempat melakoni beberapa profesi. Laman Affandi.org menyebutkan bahwa dia pernah bekerja sebagai guru hingga pemeriksa karcis dan penggambar billboard film di bioskop di Bandung. Cat dari sisa-sisa pekerjaan disimpannya untuk menyalurkan hobi melukis yang mulai ditekuni pada dekade 40-an.

Di masa ini Affandi berpartisipasi dalam perjuangan kemerdekaan, antara lain dengan membuat poster propaganda “Boeng, Ajo Boeng”. Idenya dari Bung Karno, modelnya pelukis Dullah, dan kata-katanya dari penyair Chairil Anwar.

Di akhir dekade 40-an hingga awal 50-an, Affandi berkelana keliling dunia untuk melukis. Dia memamerkan karyanya di ibukota negara-negara Eropa, termasuk, Paris, London, dan Roma.

Affandi tutup usia pada 23 Mei 1990, setelah menghasilkan lebih dari 2.000 karya lukis sepanjang hidup. Sebagian di antaranya bisa disaksikan di Museum Affandi di Yogyakarta.


Sumber : http://tekno.kompas.com

Rabu, 26 April 2017

Pesawat Luar Angkasa Cassini Ungkap Rahasia Saturnus di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/cassini-spacecraft-dives-between-saturn-and-its-rings-5717425520640000-law.gif

Pesawat luar angkasa Cassini muncul dalam Google doodle hari ini pada Rabu, 26 April 2017. Tampilnya pesawat hasil kerjasama NASA, ESA, dan ASI ini menandai dimulainya penerjunan Cassini ke dalam daerah cincin Planet Saturnus. Penerjunan tersebut diharapkan mampu mengungkap rahasia asal-usul, massa, dan umur cincin Saturnus.

Jika Anda melihat halaman utama Google hari ini, akan ada animasi unik pesawat luar angkasa Cassini yang bergaya seperti fotografer. Kemudian, tampak planet Saturnus mendekat kepadanya. Cassini tidak membuang kesempatan untuk memotret bagian dalam cincin Saturnus berulang kali, dan ditutup dengan gaya kocaknya, berfoto selfie seperti remaja kekinian.

Google memang memberikan doodle istimewa untuk peristiwa bersejarah yang dilakukan Cassini hari ini Rabu (26/4). Cassini, usaha bersama antara NASA , badan antarariksa Eropa (ESA), dan badan antariksa Italia (ASI) ini sudah memulai pengembaraannya di luar angka sejak 20 tahun lalu; tepatnya pada 15 Oktober 1997. Dan sejak saat itu, ia sudah menempuh perjalanan lebih dari 2,2 miliar mil.

https://www.jpl.nasa.gov/missions/web/cassini.jpg
( Sumber gambar : www.jpl.nasa.gov)
Cassini juga sudah ‘berakrab ria’ dengan Saturnus sejak 1 Juli 2004. Pesawat yang dilekati nama astronom asal Italia-Prancis ini, selama ini sudah mengumpulkan sekian informasi soal planet bercincin raksasa tersebut. dari berbagai foto yang ditampilkan Cassini, yang paling menakjubkan adalah foto baru-baru ini, yang mengungkap rahasia salah satu bulan Saturnus, Enceladus, yang ternyata ramah untuk kehidupan.

Manuver yang dilakukan Cassini ini akan menjadi bab terakhir dalam pengembaraan pesawat luar angkasa tersebut. Nantinya, NASA akan menghancurkan Cassini dengan menjatuhkannya ke atmosfer Saturnus.
Namun sebelum hal itu terjadi, Cassini masih bakal bertugas untuk mengambil informasi sedetail mungkin soal komposisi atmosfer juga materi batuan di planet Saturnus. Selain itu, Cassini juga akan menyelidiki lebih rinci tentang cincin Saturnus; yang bakal menjadi sumber pengetahuan bagi para ilmuwan untuk beberapa dekade ke depan.


Sumber : Sidomi

Sabtu, 22 April 2017

Peringatan Hari Bumi di Logo Google

http://www.klasemen.co/hiburan/wp-content/uploads/2017/04/Google-Doodle-2.jpg

Tanggal 22 April adalah peringatan Hari Bumi atau Earth Day yang setiap tahunnya selalu dikampanyekan oleh aktifis lingkungan. Sebagai planet tempat tinggal kita, manusia dan hewan serta tumbuhan, selayaknyalah bumi mendapat perlakuan yang lebih baik dibanding saat ini.

Google bahkan menyatakan di doodle-nya hari ini tanggal 22 April 2017, bahwa kita harus lebih menghargai dan menaruh hormat pada bumi yang kaya dan luas ini karena sudah memberi banyak hal untuk kita, generasi sebelum kita, dan juga generasi mendatang.

Lantas berapa ya usia planet bumi ini sesungguhnya? Seberapa tua usia tempat tinggal miliaran manusia ini menurut perkiraan para ahli? Tentu tak ada yang bisa memastikan, namun diperkirakan usia bumi sudah mencapai 4.543 juta tahun!

Hingga saat ini manusia masih belum menemukan tempat atau planet lain yang layak huni seperti bumi kita ini. Planet ini juga diketahui adalah yang paling padat di sistem tata surya kita, serta satu-satunya-sepanjang pengetahuan- yang dihuni makhluk hidup.

Untuk menjaga kelestarian planet bumi, ada banyak hal yang bisa dilakukan manusia. Mulai dari hal kecil misalnya jika dilihat dari Google doodle hari ini, dengan menjaga kelestarian terumbu karang dan tidak merusaknya.

Lalu minimalkan polusi, mengurangi konsumsi daging, kurangi memakai kendaraan bermotor, hemat listrik, dan tidak buang sampah sembarangan serta banyak hal lainnya.

Selamat Hari Bumi 2017, dan sayangi planet kita yang indah ini ya.


Sumber : Sidomi

Sabtu, 25 Maret 2017

Saridjah Niung Bernyanyi di Logo Google, Siapakah Dia?

https://www.google.com/logos/doodles/2017/saridjah-niungs-109th-birthday-5700246238658560-hp.gif

Saridjah Niung atau yang lebih dikenal sebagai "Ibu Soed" merupakan salah satu tokoh legendaris Tanah Air. Kecintaannya pada pendidikan, seni musik, dan anak-anak, tercermin dari lagu-lagu ceria yang ia ciptakan.

Sebut saja "Tik-tik", "Bunyi Hujan", "Hai Becak", "Menanam Jagung", "Burung Kutilang", "Nenek Moyang" dan "Kupu-kupu". Selain itu tak kurang dari 200 lagu karangannya yang sampai detik ini masih sering dinyanyikan sebagai materi belajar di Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Berkat legasinya tersebut, tak heran Google turut merayakan hari kelahiran Saridjah Niung yang jatuh hari ini, Minggu 26 Maret 2017. Jika masih hidup, Ibu Soed genap berumur 109 tahun. 

Seperti biasa, Google memperingati hari penting dengan sebuah doodle yang terpampang pada laman mesin pencari. Untuk ulang tahun Ibu Soed, doodle memperlihatkan ilustrasi Ibu Soed yang berkebaya sedang bernyanyi, sebagaimana dihimpun KompasTekno.

Lantas ada tiga anak kecil yang kusyuk mendengarkan nyanyian itu di radio. Not-not balok nyanyian diilustrasikan seakan-akan membentuk kata "Google". Warna doodle Saridjah Niung kali ini pun terasa hangat dengan perpaduan jingga dan hijau. 

https://2.bp.blogspot.com/-YtB5swaFkq8/VqhDjMbMKaI/AAAAAAAAEJU/I_OZSmMIlvQ/s1600/biografi%2Blengkap%2BIbu-Sud.jpg
Saridjah Niung lahir di Sukabumi, Jawa Barat. Selain sebagai guru, ia juga dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagi, penyiar radio, dan seniman batik. 

Namun, nama besarnya memang muncul karena lagu-lagu anak yang diciptakan. Awalnya ide menciptakan lagu anak muncul karena Ibu Soed melihat anak-anak didiknya di HIS (sekolah Belanda untuk orang pribumi pada zaman penjajahan) seperti kurang bahagia. 

Menurut dia, musik adalah salah satu pencair suasana tegang dan membuat hati sejuk. Maka dari itu, ia ciptakan lagi-lagu anak dan mulai mengajarkan anak-anak didiknya bernyanyi.

Selain itu, Saridjah Niung juga menunjukkan jiwa nasionalismenya melalui lagu "Berkibarlah Benderaku", "Bendera Merah Putih", dan "Tanah Airku" yang diciptakan selama masa kolonial Belanda. Lagu-lagu itu juga hingga sekarang masih sering dikumandangkan di sekolah-sekolah dan acara-acara kenegaraan. 


Sumber : http://tekno.kompas.com

Rabu, 08 Maret 2017

Hari Perempuan Internasional 2017 di Logo Google

http://indowarta.com/hiburan/wp-content/uploads/2017/03/Hari-Perempuan-Internasional-2017-696x298.jpg

Hari Perempuan Internasional 2017 dirayakan pula di Google hari ini Rabu, 8 Maret 2017. Di halaman utama, Google doodle hari ini  menampilkan 13 tokoh wanita dunia dalam 13 slide penuh warna. Para pioner wanita dari berbagai negara ini ini menunjukkan eksistensinya dengan menekuni berbagai profesi dan minat. Sepanjang zaman, wanita-wanita tersebut telah menjadi inspirasi, mulai dari Frida Kahlo hingga Suzanne Lenglen.

Jika anda membuka halaman Google hari ini, akan ada animasi seorang anak yang meminta didongengkan oleh sang nenek yang duduk di kursi malas. Sang nenek, kemudian mengisahkan dongeng pengantar tidur yang luar biasa, tentang 13 wanita luar biasa; yang bisa kita lihat dengan mengklik slide show tampilan doodle hari ini; yang akan mengantar dalam perjalanan berabad-abad, mengelilingi dunia.

Sebagai catatan, 13 tokoh wanita yang muncul dalam Google hari ini sebenarnya sudah pernah ditampilkan dalam doodle-doodle dalam rangka memperingati hari lahir mereka masing-masing. Namun, kali ini, untuk Hari Perempuan Internasional 2017, Google menyatukan mereka dalam slide show yang menggugah jiwa.

Yang pertama adalah Ida Wells, seorang wartawan asal Amerika Serikat yang juga menjalani peran sebagai aktivis hak-hak sipil. Berikutnya ada Lotfia El Nadi, yang menjadi pionir sebagai pilot wanita pertama Mesir. Tokoh ketiga, adalah Frida Kahlo yang namanya tidak perlu dijelaskan lagi. Ia pelukis asal Meksiko yang terkenal juga sebagai aktivis.

Tokoh lain yang muncul adalah Lina Bo Bardi, arsitek Italia kelahiran Brasil. Juga, Olga Skorokhodova, ilmuwan asal Uni Sovyet yang merupakan peneliti di bidang komunikasi untuk mereka yang tunarungu dan tunanetra.

Ada pula, Miriam Makeba, penyanyi Afrika Selatan yang juga aktivis hak-hak sipil. Kemudian, nama Sally Ride, astronot Amerika Serikat yang memiliki gelar wanita pertama yang bisa mencapai ruang angkasa juga tercantum.

Halet Çambel, arkeolog Turki dan wanita muslim pertama yang bertanding di Olimpiade, juga dimasukkan oleh Google. Juga, Ada Lovelace, ahli matematika asal Inggris, yang punya keahlian lain sebagai programer komputer pertama dunia. Melesat ke wilayah India, di sana ada Rukmini Devi, seorang penari dan  koreografer yang menghidupkan kembali Tari Klasik India.

Cecilia Grierson, dokter sekaligus wanita pertama di Argentina yang mendapatkan gelar medis, juga masuk. Kemudian, ditambah lagi, Lee Tai-young, pengacara wanita pertama di Korea. Yang terakhir, ada Suzanne Lenglen, juara tenis Perancis yang mempopulerkan olahraga tersebut.

Penasaran dengan kisah-kisah inspiratif 13 wanita tadi? Kunjungi saja Google doodle hari ini untuk pengetahuan lebih detail.


Sumber : Sidomi