Google+ Followers

Kamis, 08 November 2012

Burung Mitologi di Berbagai Dunia (Bagian 1)

1. Achiyalabopa

Achiyalabopa adalah burung dewa raksasa yang diyakini oleh masyarakat Pueblo. Dia dideskripsikan memiliki ukuran yang sangat besar. Bulunya setajam pisau dan sangat indah dengan warna-warni pelangi. Achiyalabopa juga diyakini sebagai burung suci yang ikut bagian dalam penciptaan alam semesta.

2. Adar Llwch Gwin

Menurut tradisi Wales, Adar Llwch Gwin adalah burung raksasa yang diberikan kepada seorang ksatria bernama Drudwas ap Tryffin dari istrinya yang berasal dari bangsa peri (fairy). Namanya sendiri berasal dari Wales: llwch yang berarti "debu" dan gwin yang berarti "wine". Disebutkan bahwa burung-burung tersebut mengerti bahasa manusia dan mampu menjalankan perintah apapun yang dikatakan oleh pemiliknya. Sebuah kisah menceritakan bahwa Drudwas akan bertempur melawan King Arthur. Dia memerintahkan burung-burungnya untuk membunuh orang pertama yang memasuki medan perang. Namun naas, King Arthur menunda keberangkatannya ke medan perang. Burung-burung Llwch Gwin berbalik dan menyerang Drudwas hingga tewas.

3. Adar Rhiannon

Adar Rhiannon (Burung dari Rhiannon) adalah burung mitologi dari Wales. Burung-burung tersebut adalah burung supernatural yang konon suara merdunya mampu membangkitkan yang mati dan menidurkan yang hidup. Mereka adalah milik dewi Rhiannon yang berwujud kuda, dan didambakan oleh raksasa Ysbaddaden Bencawr. Kisah mengenai burung Rhiannon diceritakan dalam legenda awal Arthrurian yang berjudul Culhwch and Olwen, berikut kisahnya:

"Ada seorang pahlawan yang bernama Culhwch ap Cilydd yang sedang mencari Olwen yang cantik, puteri dari raksasa Ysbaddaden Bencawr. Sebelum berpisah dengan puterinya, sang raksasa memberikan tugas yang hampir mustahil, salah satunya adalah untuk mendapatkan burung Rhiannon. Karena sang raksasa berkeinginan untuk mendengar kicauan Rhiannon sebelum kematiannya. Culhwch berhasil memberikan burung Rhiannon kepada raksasa tersebut."

4. Alectryon

Alectryon merupakan bahasa Yunani Kuno yang berarti "ayam jantan". Dikisahkan bahwa Alectryon adalah seorang anak muda yang ditugaskan oleh Ares untuk menjaga pintu depan selama sang dewa sedang bercinta dengan dewi Aphrodite. Namun Alectryon tertidur dan dewa matahari Helios masuk ke ruangan. Ares sangat marah dan mengutuk Alectryon menjadi seekor ayam jantan yang akan selalu memperingatkan kedatangan matahari.

5. Alicanto

Alicanto adalah burung mitologi dari gurun Atacama yang bersinggungan dengan mitologi Chilean. Legenda mengatakan bahwa sayap Alicanto berwarna metalik dan bersinar dengan sangat indah saat malam hari. Matanya memancarkan cahaya aneh. Burung Alicantos membawa keberuntungan bagi para penambang. Mereka tinggal di sebuah goa kecil diantara bukit yang berlimpah logam mineral. Konon, makanan mereka adalah emas dan perak. Jika beruntung, orang yang berhasil mengikuti Alicanto akan menemukan sumber emas yang melimpah. Namun jika sampai ketahuan, Alicanto akan memandu mereka ke sebuah tebing dan menjatuhkannya.

6. Alkonost

Menurut mitologi Rusia, Alkonost adalah maklhuk berupa burung dengan kepala seorang wanita cantik (manusia). Suaranya begitu merdu sehingga siapapun yang mendengar suaranya akan melupakan segala hal yang mereka ketahui. Konon para Alkonost meletakkan telurnya di tepi pantai dan mendorongnya ke laut. Ketika telur-telur tersebut menetas, akan terjadi badai petir yang luar biasa besar di lautan.

7. Amihan

Amihan adalah sejenis burung dalam mitologi Filipina. Menurut cerita rakyat Tagalog, Amihan adalah makhluk pertama yang menempati alam semesta ini bersama dengan dewa-dewa yang bernama Bathala dan Aman Sinaya. Menurut legenda, Amihan adalah burung pertama yang menyelamatkan umat manusia, bersama Malakas dan Maganda dari tanaman bambu.

8. Avalerion

Avalerion atau Alerion adalah burung mitologi yang berasal dari Eropa pada abad pertengahan. Ukurannya kecil, namun lebih besar daripada burung elang. Dideskripsikan sebagai burung tanpa paruh dan kaki (digantikan oleh semacam tunggul berbulu). Disebutkan bahwa hanya ada dua burung yang hidup pada saat bersamaan. Sepasang telur diproduksi setiap 60 tahun sekali. Ketika telur-telur tersebut menetas, orang tua mereka akan menenggelamkan diri hingga tewas. Menurut beberapa saksi, mereka tinggal di dekat Hydaspes dan Indus.

9. Bar Juchne

Menurut legenda Timur-Tengah, Bar Juchne adalah burung raksasa yang lebar sayapnya cukup untuk menghalangi sinar matahari. Tulisan awal keberadaannya terdapat dalam buku suci Yahudi, yaitu kitab Talmud. Di kitab tersebut disebutkan bahwa terjadi kecelakaan. Sebuah telur Bar Juchne terjatuh dari sarangnya. Mengakibatkan tumbangnya 300 pohon cedar dan menenggelamkan 60 desa.

10. Basan

Basan atau nama lainnya Basasa atau Inuhoo, adalah sejenis burung mirip unggas yang disebutkan di buku Ehon Hyaku Monogatari. Dia tinggal di pegunungan Provinsi Iyo atau yang sekarang bernama Prefektur Ehime. Dideskripsikan sebagai ayam berukuran besar yang menghembuskan nafas api setan dari paruhnya. Apinya adalah api dingin, bercahaya aneh dan tidak membakar. Mereka biasanya hidup di hutan bambu, namun terkadang muncul di pedesaan saat malam hari. Jika Basan mengepakkan sayapnya, akan terdengar suara yang mengerikan. Jika seseorang mendengar suara tersebut dan melihat keluar, maka Basan akan langsung menghilang.

11. Bennu

Bennu adalah burung mitologi Mesir Kuno yang diyakini sebagai jiwa dari Dewa Matahari RA. Digambarkan sebagai burung bangau yang berwarna abu-abu, ungu, biru atau putih serta memiliki paruh yang panjang dan 2 jambul berbulu. Menurut legenda, Bennu muncul secara tiba-tiba dari jantung Osiris. Dapat diartikan bahwa RA mereinkarnasi dirinya sendiri melalui Osiris, menciptakan teladan untuk para Pharaoh. Bennu diduga beristirahat di sebuah pilar suci yang disebut batu ben-ben. Para pendeta Mesir meyakini bahwa tempat tersebut adalah tempat paling suci di dunia dan sering menunjukkan pilar ini kepada pengunjung yang datang.

12. Boorbie

Boorbie adalah burung air mitologi dari cerita rakyat Dataran Tinggi Skotlandia. Disebutkan bahwa wujudnya hampir mirip dengan Great Northern Diver namun dengan tanda putih dan kemampuan untuk meraung. Makhluk ini adalah bentuk metamorfosa dari Each Uisge dan berburu Loch serta Salt Wells. Tubuh Boorbie lebih dirancang sebagai penyelam daripada untuk terbang. Disebutkan bahwa ukuran Boorbie adalah 17 kali lebih besar dari burung elang terbesar yang ada.

13. Byangoma

Byangoma adalah burung mitologis dalam mitologi Bengali. Paling sering muncul terutama dalam cerita dongeng Thakumar Jhuli. Biasanya mereka digambarkan sebagai burung yang bijak dan peramal yang berjasa.

14. Caladrius

Menurut mitologi Roma, Caladrius adalah burung yang tinggal di kediaman para raja. Caladrius mampu menyerap penyakit dari seseorang kemudian terbang untuk memulihkan dirinya sendiri dan orang yang baru saja disembuhkan. Menurut dugaan, Caladrius enggan mencari orang yang tidak benar-benar menginginkan untuk pulih. Konon, Caladrius memeiliki bulu yang seputih salju.

15. Cetan

Dalam mitologi Lakota, Cetan adalah roh burung elang yang berhubungan dengan kualitas kecepatan, dedikasi dan visi.

16. Chakora
Chakora adalah sejenis ayam hutan yang muncul dalam mitologi Hindu. Kebaradaannya diyakini ada di cahaya bulan. Chakora dan Chandra (Dewa Bulan) menginspirasi beberapa cerita rakyat tentang cinta di India Utara.

17. Chickcharney

Chickcharney atau yang memiliki nama lain Chickcharnee dan Chickcharnie ini adalah makhluk mitologis sekaligus kriptid yang berupa burung hantu. Disebutkan bahwa dia hidup di Kepulauan Andros, Bahama. Menurut beberapa saksi dia  berbulu lembut, jelek dan tingginya sekitar 3 feet (1 meter). Legenda setempat menyebutkan bahwa jika seorang penjelajah bertemu Chickcharney dan memperlakukan dengan baik, maka akan dibalas dengan kebaikan. Pada faktanya, di Kepulauan Andros pernah ada spesies burung hantu dengan ciri-ciri yang sama seperti Chickcharney, mereka bernama Tyto Pollens. Tyto Pollens terakhir hidup hingga abad ke-16.

18. Cikavac

Cikavac merupakan makhluk mitologi dari Serbia yang digambarkan sebagai makhluk bersayap (burung) dengan paruh yang panjang dan membawa sebuah kantong. Cikavac dapat diperoleh dengan mengambil sebuah telur dari ayam hitam betina yang kemudian harus diapit oleh seorang wanita dibawah ketiaknya hingga 40 hari. Selama periode itu, wanita tersebut tidak boleh berdoa, memotong kuku, mencuci muka dan mengaku. Kemudian Cikavac tersebut akan menyedot madu dan susu dari rumah orang lain dan membawanya ke tuannya. Dia akan memenuhi keinginan tuannya dan memungkinkan tuannya untuk mengerti bahasa binatang.

19. Cinnamon

Burung Cinnamon atau yang dikenal juga dengan nama Cinnamologus, Cinomolgus, Cynnamolgus dan Cinnibird ini adalah burung mitologis yang dikenal hampir di seluruh penjuru dunia. Dideskripsikan bahwa ukurannya sangat besar dan suka mengumpulkan cinnamon (kayu manis) untuk membangun sarangnya. Menurut Herodotus, burung Cinnamon berasal dari daerah Saudi Arabia.

20. Cu

Burung Cu adalah seekor burung yang berasal dari cerita dongeng orang Mexico. Dia dikenal sebagai burung yang tidak senang dengan penampilannya sendiri. Menurut legenda, semua burung setuju dengan tujuan burung hantu bahwa Cu akan diberi sehelai bulu dari masing-masing burung jika dia berhasil melaksanakan tugas sebagai pembawa pesan. Beginilah kisahnya:
"Suatu hari Elang, sang dewan burung, mengirimkan Cu untuk memanggil burung-burung lain datang ke sebuah pertemuan. Ketika melewati sebuah danau, dia terpesona oleh keindahan bulunya sendiri sehingga dia melupakan tugasnya. Ketika Elang datang ke tempat pertemuan, tak ada seekor burungpun disana. Dengan marah, Elang pergi mencari burung-burung tersebut dan mereka mulai bertengkar untuk mencari siapa yang harus disalahkan. Kegaduhan mereka membangunkan Dewa Hutan. Dia mengirimkan burung pendiam untuk menenangkan mereka namun gagal. Sang Dewa sangat marah dan mengambil alih pembicaraan.Semua burung menyalahkan Cu atas situasi ini karena telah melalaikan tugas. Juga menyalahkan burung hantu karena memberikan Cu bulu yang indah adalah idenya. Sekarang kedua burung tersebut harus dihukum dengan bersembunyi di dalam kegelapan dan keindahan bulu Cu tidak ada artinya jika tidak terlihat di bawah sinar matahari."
21. Cygnus

Cygnus adalah angsa mitologis yang berasal dari Yunani. Digambarkan sebagai salah satu konstelasi bintang di Galaksi Bimasakti (Milky Way). Cygnus sendiri diidentifikasi sebagai beberapa angsa legendaris. Contohnya seperti Zeus yang berubah menjadi angsa untuk menggoda Leda yang akhirnya melahirkan Gemini, Helen of Troy dan Clytemnestra.

22. FengHuang

Fenghuang adalah burung mitologis yang berasal dari Asia Timur. Yang jantan disebut Feng sedangkan yang betina disebut Huang. Di era modern, perbedaan gender dari Fenghuang tidak terlalu dipermasalahkan lagi. Fenghuang juga terkadang disebut "August Rooster" karena digambarkan sebagai ayam jantan dalam Konstelasi Cina. Menurut naskah Erya, Fenghuang digambarkan sebagai burung dengan paruh dari ayam jantan, wajah dari burung walet, jambul dari burung fowl, leher berupa ular, dada dari angsa, punggung kura-kura, kaki belakang bertanduk, dan ekor dari ikan. Di barat, Fenghuang mendapat julukan Phoenix Cina.

23. Gamayun

Gamayun adalah burung peramal yang berasal dari mitologi Rusia. Dia merupakan simbol kebijaksanaan dan pengetahuan. Disebutkan bahwa dia tinggal di pulau bagian timur, dekat dengan Paradise. Seperti halnya Siren dan Alkonost, Gamayun digambarkan sebagai burung dengan kepala seorang wanita.

24. Gandaberunda

Gandaberunda atau Berunda adalah burung berkepala dua dengan kemampuan magic yang muncul dalam mitologi Hindu. Digunakan juga sebagai emblem resmi oleh pemerintahan Karnataka dan sering terlihat dalam ukiran-ukiran di candi-candi Hindu.

25. Garuda

Dalam kepercayaan Hindu dan Buddha, Garuda adalah burung mitologi raksasa yang dikendarai oleh Dewa Wisnu. Garuda digambarkan memiliki badan kekar manusia, wajahnya berwarna putih terang, sayapnya berwarna merah, memiliki paruh burung elang serta ada mahkota di atas kepalanya. Garuda selalu bermusuhan dengan para ular. Konon, sinar dari Garuda sangat terang sehingga dewa-dewa lain mengira bahwa dia Agni (dewa api), kemudian memujanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar