Google+ Followers

Kamis, 20 September 2012

10 Dewa/Dewi Peperangan dalam Mitologi Yunani

Para makhluk supranatural yang menguasai unsur-unsur alam atau aspek-aspek tertentu dalam kehidupan manusia yang berjenis kelamin pria disebut "Dewa", sedangkan "Dewi" adalah sebutan untuk yang berjenis kelamin wanita. Beberapa fenomena alam seperti petir, hujan, banjir, badai, perang dan sebagainya, termasuk keajaiban adalah ciri khas mereka sebagai pengatur alam. Berikut adalah 10 dewa/dewi peperangan dalam mitologi Yunani:

1. Ares

Ares merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Ares adalah anak dari Zeus dan Hera dan termasuk dalam 12 Dewa Olimpus. Dua pengawal utamanya adalah Fobos dan Deimos. Ares adalah dewa yang haus darah dan merupakan perwujudan dari pembunuhan. Ares berkuasa atas alat-alat perang, penyerangan dan pertahanan kota, pemberontakan, penjarahan, kejantanan dan keberanian. Burung hering dan anjing adalah binatang keramat bagi Ares.
Dalam Iliad, dia muncul dengan dikelilingi oleh berbagai penjelmaan dari kengerian perang tetapi dalam Odyssey karakternya agak sedikit melunak. Ares juga terlibat dalam pendirian kota Thebes. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan nama dewa Mars. Nama Mars menjadi nama salah satu planet yang dekat dengan bumi dan memiliki dua bulan yang dinamai berdasarkan nama pengawalnya (Phobos dan Deimos). Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya.

2. Adresteia

Adresteia dalam mitologi Yunani adalah anak dari Ares dan Afrodit dan dikenal sering menemani ayahnya dalam perang. Dia disebut sebagai dewi pembalasan karena dia biasanya digambarkan bersama Nemesis, bahkan kadang-kadang Adrestia dianggap sebagai Nemesis mengingat Nemesis memiliki julukan Adrestia atau Adrasteia. Adrestia adalah saudari dari Eros,Anteros, Fobos, Deimos, dan Harmonia.

3. Athena

Athena atau Athene juga disebut Pallas Athena atau Pallas Athene dalam mitologi Yunani adalah dewi kebijaksanaan, strategi, dan perang. Athena juga dikenal sebagai dewi yang menolong para pahlawan. Athena adalah seorang dewi yang terlahir sebagai perempuan dewasa dan tak pernah digambarkan sebagai anak kecil. Athena tidak memiliki suami atau kekasih sehingga disebut sebagai parthenos (“perawan”), Hefaistos pernah mencoba memperkosanya namun gagal. Kuil Parthenon di kota Athena, Yunani adalah kuilnya yang paling terkenal.
Menurut legenda, Athena adalah putri kesayangan Zeus, dewa terkuat. Ibunya adalah dewi Metis, yang merupakan dewi pemikiran dan kepandaian, dan terkenal sebagai dewi kebijaksanaan. Athena diberkahi kekuatan oleh ayahnya, kepandaian dan kebijaksanaan oleh ibunya.

4. Kidoimos

Kidoimos adalah dewa dam personifikasi dari keriuhan, kericuhan, dan teriakan dalam peperangan. Dia kemungkinan merupakan salah satu dari Makhai, dewa-dewa pertempuran. Dia mirip dengan Homados (kebisingan pertempuran).

5. Polemos

Dalam mitologi Yunani, Polemos adalah dewa dan daimon (personifikasi) dari perang  saudara dan pertempuran. Polemos adalah ayah dari Alala, dewi teriakan perang. Dia termasuk ke dalam kelompok dewa yang menghantui medan perang. Dia sering hadir bersama putrinya, Alala, para Makhai, para Hisminai, Androktasie, Fonoi, Enyo, Eris, Ares, dan para Ker.

6. Alala
Alala dalam mitologi Yunani, adalah dewi dan personifikasi dari teriakan dan seruan dalam perang. Alala adalah anak dari Polemos. Alala adalah pengawal dewa perang utama, Ares. Dalam pertempuran, Ares sering meneriakkan namanya, "Alale alala!". Para prajurit Yunani kemudian mengikuti ini dan ikut meneriakkan nama Alala.

7. Makhai

Dalam mitologi Yunani, Makhai adalah sekumpulan dewa dan personifikasi (daimon) dari pertempuran dan perang. Mereka adalah anak dari Eris. Yang termasuk Makhai antara lain Homados (keriuhan perang), Alala (teriakan perang), Proioxis (deru laju), Palioxis (deru mundur) dan Kidoimos (kekacauan perang). Mereka hadir bersama dewa-dewa perang lain seperti Ares, Hisminai, para Ker, Polemos, Enyo, dan Eris.

8. Hisminai

Hisminai adalah sekumpulan dewi dalam mitologi Yunani yang melambangkan pertempuran dan pertarungan. Mereka adalah anak dari Eris. Quintus Smyrnaeus menulis mengenai mereka dalam buku kelima dari Kejatuhan Troya.

9. Enyo

Enyo dalam mitologi Yunani, adalah dewi perang kuno yang berperan sebagai pengawal Ares. Dia juga disebut sebagai saudari Ares dan anak dari Zeus dan Hera.. Sebagai dewi perang, Enyo bertugas melakukan penghancuran kota dan kadang-kadang menemani Ares dalam pertempuran. Dalam Perang Troya, Enyo melimpahkan pertumpahan darah dan horor bersama dengan Eris, serta Fobos (“ketakutan”) dan Deimos (“teror”).Enyo dihubungkan dengan Bellona, dewi perang Romawi dan Ma, dewi perang Anatolia.

10. Eris

Eris adalah dewi perselisihan dalam mitologi Yunani. Namanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin sebagai Discordia. Dia berlawanan dengan Harmonia (dewi kerukunan). Karena kebiasaannya untuk membuat pertengkaran, dia akhirnya tidak dundang pada pesta pernikahan Peleus dan Thetis. Eris yang marah kemudian melemparkan sebuah apel emas bertuliskan “untuk yang tercantik” ke tengah-tengah pesta. Hera, Athena, dan Afrodit mengklaim apel itu sebagai miliknya. Kejadian inilah yang pada akhirnya akan menyebabkan Perang Troya.

1 komentar: