Google+ Followers

Jumat, 31 Agustus 2012

Daftar Lagu Resmi Piala Dunia dan Piala Eropa

Daftar Lagu Resmi Piala Dunia dan Piala Eropa

Hingar bingar 2 pesta sepak bola terbesar di dunia, World Cup (Piala Dunia) dan Euro (Piala Eropa), tak akan lengkap tanpa adanya soundtrack di tiap edisinya. Masing-masing edisi mempunyai gacoan sendiri sebagai official song. Hal itu makin mempertegas bahwa sepak bola memiliki hubungan yang dekat dengan musik.
Lagu penuh semangat dengan tema kejayaan masih menjadi pilihan utama bagi para musisi-musisi dalam menulis lirik lagu resmi 2 ajang bergengsi tersebut. Siapa dan lagu apa saja yang beruntung mengiringi hajatan besar dunia tersebut?

1. Livin La Vida Loca - Ricky Martin (World Cup 1998)

Ricky Martin sangat beruntung ditunjuk sebagai pengisi soundtrack utama Piala Dunia 1998 yang digelar di Perancis. Lewat lagu Livin La Vida Loca atau yang juga punya versi lain The Cup of Life ini,Ricky melesat menjadi penyanyi yang sangat populer di dunia kala itu.
Lagu penuh semangat ini bisa dibilang merupakan salah satu soundtrack tersukses di sepanjang edisi Piala Dunia. Lagu tersebut sangat populer dan dinyanyikan di segala penjuru dunia, bahkan hingga sekarang lagu tersebut masih beberapa kali terdengar.

2. Campione - E-Type (Euro 2000)

Lirik yang simpel dengan nada yang penuh semangat di bagian reff menjadi senjata utama bagi E-Type dalam menawarkan karyanya. E-Type tidak keliru, ia berhasil menjadi salah satu pelaku sejarah di Euro 2000 yang digelar di Belanda dan Belgia.
Melalui Campione, ia dikenal di seluruh dunia. Bahkan lagu tersebut masih sangat sering dinyanyikan oleh para supporter maupun pemain di stadion.

3. Boom - Anastacia (World Cup 2002)

Anastacia mulai dikenal publik musik dunia lewat albumnya yang berjudul NOT THAT KIND. Cukup sukses di album tersebutm Anastacia akhirnya dipercaya untuk menjadi musisi pengisi soundtrack World Cup di Jerman tahun 2002 lewat lagunya, Boom. Meski telah membawakan lagu tersebut dengan maksimal, namunAnastacia dinilai beberapa pihak tak mampu menyetak sukses sepertiRicky Martin di edisi Piala Dunia sebelumnya. Setahun setelahnya,Anastacia dikabarkan telah mengidap kanker. Sejak itu pula karirAnastacia mulai meredup.

4. Forca - Nelly Furtado (Euro 2004)

Dengan suara khas dan ditambah aksen latin, Nelly Furtado dianggap sebagai penyanyi yang paling pas untuk tampil sebagai pengisi soundtrack Euro yang digelar di Portugal, 2004. Nelly memilih lagu Forca dari album keduanya, FOLKFLORE.
Forca sendiri merupakan kata dalam bahasa Portugal yang berarti kekuatan. Menurut Nelly, dengan kekuatan dan semangat lah orang-orang Portugal memainkan sepak bola. Nelly Sendiri sempat dikabarkan pernah berpacaran dengan bintang sekaligus kapten tim Portugal, Christiano Ronaldo.

5. Celebrate The Day - Herbert Groenemeyer (World Cup 2006)

Lagu ini sejatinya tidak begitu populer bila dibandingkan lagu-lagu Piala Dunia lainnya. Herbert Groenemeyer menyanyikan lagu ini bersama Amadou Bagayoko dan Mariam Doumbia.

6. Like A Superstar - Shaggy (Euro 2008)

Penyanyi reggae asal Jamaika, Shaggy, mendapat kehormatan mengisi soundtrack Piala Eropa yang digelar di Austria dan Swiss ini. Dalam Video klip Like A Superstar, Shaggy memilih maskot Euro 2008, Flix dan Trix sebagai aktor utamanya.

7. Waka Waka - Shakira (World Cup 2010)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia digelar di Benua Afrika. Afrika Selatan yang kala itu menjadi tuan rumah tidak menyia-nyiakan kesempatan. Segala persiapan dilakukan secara maksimal oleh peyelenggara.
Piala Dunia Afrika Selatan makin menarik setelah Shakira dengan singlenya yang berjudul Waka Waka terpilih sebagai soundtrack utama. Dengan sentuhan musik khas Afrika ditambah tarian Shakira, bisa dibilang lagu Waka Waka nyaris menyamai popularitas lagu Livin La Vida milikRicky Martin. Shakira sendiri saat ini dikabarkan tengah berpacaran dengan pamain belakang Spanyol, Gerrard Pique.

8. Endless Summer - Oceana (Euro 2012)

Endless Summer dinyanyikan oleh Oceana, penyanyi eksostik blasteran Jerman-Amerika. Gaya bernyanyinya bisa dibilang sangat variatif. Ia sanggup menyanyikan lagu dengan genre soul, reggae dan Hip hop.
Pemilihan lagu ini sebenarnya sempat menimbulkan perdebatan. Beberapa pihak menilai Oceana tidak pantas mengisi soundtrak kejuaraan yang digelar di Polandia dan Ukraina tersebut. Namun sebagian lainnya justru memuji penampilan Oceana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar