Google+ Followers

Minggu, 27 Maret 2016

Yayasan Bolshoi Theater di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/240th-anniversary-of-the-bolshoi-theaters-foundation-5201379213705216.2-hp.jpg

Hari ulang tahun pendirian Yayasan Bolshoi Theater ke-240 dirayakan di google doodle hari ini Senin, 28 Maret 2016. Dalam rentang waktu lebih dari dua abad, yayasan tersebut telah mengalami banyak perubahan besar yang tercatat dalam sejarah. Lalu apa saja fakta unik dari yayasan yang pertunjukannya bisa dinikmati di Distrik Tverskoy, Moskow, Rusia ini?

Yayasan Bolshoi Theatre dan dan gedung Teater Bolshoi adalah dua hal berbeda. Gedung teaternya baru dibuka untuk umum pada 18 Januari 1825, setelah memakan waktu pengerjaan sejak 1821. Lalu mengapa Google tidak mencantumkan doodle Bolshoi Theatre pada tanggal tersebut tahun ini, tetapi pada 28 Maret?

Jawaban itu menjadi fakta unik pertama tentang Yayasan Bolshoi Theater. Yayasan ini dibentuk oleh Pangeran Pyotr Vasilyevich Urusov dan Michael Maddox, pada 28 Maret 1776. Pembentukan inilah yang dikenang oleh Google, bukan sekadar bangunanya. Pasalnya, sebelum gedung baru dibuka, yayasan ini awalnnya ditampilkan dalam rumah privat, lalu di Teater Petrovka mulai 1780 –empat tahun setelah yayasan didirikan, dan 45 tahun sebelum gedung Teater Bolshoi terwujud.
 
Namun sejarah getir yang tercipta kemudian, menjadi fakta unik lain dari Teater Bolshoi. Setelah semakin sering menampilkan drama dan opera, terjadi kebakaran yang menimpa gedung Teater Petrovka pada 8 Oktober 1805. Gedung tersebut sempat diganti dengan New Arbat Imperial Theathre, tetapi lagi-lagi gedung baru terbakar akibat invasi Prancis pada 1812.

http://kabardunia.com/wp-content/uploads/2016/03/bolshoi-theater-yang-berada-di-Rusia-584x300.jpg
Gedung Teater Bolshoi seperti yang ada dalam doodle Google hari ini, baru dibuka pada 18 Januari 1825 dengan nama Bolshoi Petrovsky Theathre. Dalam pembukaan tersebut ditampilkan balet karya Fernando Sor, Cendrillon. Tapi perubahan terus saja dilakukan.

Pada 2005, pemerintah Rusia mulai melakukan pembangunan ulang dan renovasi menyeluruh gedung ini, selama enam tahun. Dan, pada 28 Oktober 2011, gedung Bolshoi Teater kembali dibuka untuk umum. Konon untuk mempercantik bangunan gedung bersejarah ini, butuh dana sebsar 688 juta dolar atau setara dengan 21 miliar rubel.

Seiring dengan sejarah, yasasan Teater Bolshoi telah melahirkan berbagai karya dan pementasan fantastik yang dikenal di seluruh dunia.  Berbagai pentas yang beruntung ditampilkan di teater tersebut di antaranya opera The Voyevoda dan  Mazeppa karya Pyotr Tchaikovsky. Juga, Lady Macbeth of the Mtsensk District  karya  Dmitri Shostakovich.


Sumber : Sidomi

Kamis, 24 Maret 2016

Festival Holi Di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/holi-festival-2016-4796769118453760-hp.gif

Hari ini, Kamis 24 Maret 2016, di mesin pencari Google ada gambar animasi Doodle bergambar warna-warni memenuhi logo. Ketika logo ini di klik, maka akan dibawah ke kata kunci Festival Holi. Apa itu Festival Holi sampai Google ikut memperingatinya ?

Fakta menyebutkan bahwa Festival Holi sudah menjadi tradisi yang dikenal oleh dunia. Festival Holi adalah festival warna yang  biasanya digelar untuk menyambut datangnya musim semi dan berakhirnya musim dingin di beberapa negara yang mayoritas beragama Hindu seperti di India, Nepal, Bangladesh, Suriname, dan lainnya.

Puncak orang merayakan Holi disebut Dhulheti, Dhulandi, atau Dhulendi. Nah, saat inilah dalam Festival Holi orang mulai saling melempar bubuk dan menyiram air berwarna-warni.
Tidak hanya di India, baru-baru ini Festival Holi juga dirayakan segenap masyarakat keturunan India di Indonesia khususnya Medan.

http://veryabuja.com.ng/wp-content/uploads/2015/03/Holi-Festival-19-HD-Wallpaper.jpg
Foto perayaan Festival Holi Ribuan umat Hindu disemprot bubuk warna-warni di Ahmedabad, India, Rabu 23 Maret 2016

Laporan dari Medan Bisnis, Selasa (22/3/2016) Festival Holi digelar di Kantor Konsulat Jenderal yang sekaligus kediaman Konsul Jenderal India, Basir Ahmed.

Saat Festival Holi, halaman kantor tersebut seakan menjadi pusat keramaian di India yang penuh dengan tepung warna, pistol air, dan lain sebagainya.

Aneka warna memenuhi arena dengan berbagai metode, baik dioles, dilempar, hingga dimasukan ke dalam pistol air.

Menurut Basir, Festival Holi merupakan Festival paling terkenal di India. Tepung-tepung warna yang saling dilempar menjadi lambang keceriaan musim semi yang telah datang itu.
Baru-baru ini juga dilaporkan Reuters, ribuan umat Hindu disiram dengan bubuk warna-warni ketika digelar perayaan Holi Festival di Ahmedabad, India, Rabu (23/03/2016).


Sumber : News HargaTop

Selasa, 15 Maret 2016

Hari Lahir Astronom Caroline Herschell di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/caroline-herschels-266th-birthday-5149061126553600-hp.gif

Hari lahir astronom Caroline Herschell ke-266 dirayakan di Google doodle hari ini Rabu, 16 Maret 2016. Kontribusi besar perempuan bernama lengkap Caroline Lucretia Herschel ini terhadap dunia astronomi, adalah penemuan berbagai komet, termasuk satu komet yang kini menyandang namanya, 35P/Herschel-Rigollet.

Jika kita mengunjungi halaman utama Google hari ini, akan tampak animasi seorang perempuan dengan pakaian ‘tradisional’ Jerman yang tengah mengamati angkasa raya dengan teleskopnya. Sebagai latar belakang, muncul komet berjatuhan dengan indah. Google tengah merayakan hari ulang tahun Caroline Herschell yang lahir pada 16 Maret 1750 di Hanover.

http://www.thefamouspeople.com/profiles/images/caroline-herschel-4.jpg
Masa kecil yang berat telah menempa Caroline sedemikian rupa untuk memiliki hati setangguh baja. Ia lahir setelah perang Dettingen pada 1743. Caroline menderita tipus sejak usia 10 tahun, yang menyebabkan tubuh mungilnya sulit bertambah tinggi. Keadaan ini membuat ibunya sempat berpikir, lebih baik Caroline dididik untuk menjadi pelayan rumah tangga.

Caroline kemudian mengikuti jalan takdir, sempat menjadi penyanyi menemani saudara lelakinya, William Herschell yang menjadi musisi. Ketika William menjadi astronom, Caroline demikian pula. Dari sinilah, setelah perjuangan sekian lama, dan banyaknya ujian hidup Caroline menemukan langkahnya sendiri sejak 1782, di usia 32 tahun.

Beberapa penemuan penting pun lahir. Ialah yang pertama kali mendeteksi berbagai objek astronomik seperti M11o (NGC 205). Namun yang paling mencolok adalah penemuan berbagai komet. Salah satunya, 35P/Herchel-Rigollet yang memiliki periode orbit 155 tahun. Komet ini diamati oleh Caroline pada 1788, dan muncul kembali dalam pantauan astronom dunia pada 1939. Kemungkinan komet tersebut terlihat lagi pada Februari-Maret 2092.


Sumber : Sidomi

Selasa, 08 Maret 2016

Gerhana Matahari Total 2016 di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/total-solar-eclipse-2016-5133038348402688-hp.gif

Kapan gerhana matahari total 2016 terjadi di Indonesia? Jawabannya pada Rabu, 9 Maret 2016 yang bertepatan dengan ritual Nyepi umat Hindu. Gerhana matahari total ini sangat istimewa karena hanya terjadi di negara kita. Lebih khusus lagi, ada 11 provinsi yang menjadi wilayah ideal bagi masyarakat untuk menyaksikan matahari yang gelap gulita.

https://i.guim.co.uk/img/media/309a381db0be8fb842e5d27e6cafa15259c5d69b/736_527_1513_908/master/1513.jpg?w=620&q=55&auto=format&usm=12&fit=max&s=30ac2a6e9675a58b0496fb321cd04090
Gerhana matahari total tahun ini adalah yang pertama di abad XXI. Untuk melihatnya lagi, kita harus menunggu hingga 20 April 2023. Oleh karenanya, momen langka ini tidak bisa dilewatkan. Apalagi dituturkan oleh Kepala Lapan Thomas Djamaluddin kepada Liputan6.com, “hanya Indonesia yang dilalui gerhana matahari tersebut. Wilayah lainnya adalah di Samudra Pasifik.”

Jika tanggal gerhana matahari total sudah dipastikan, lalu kapan waktu tepatnya fenomena alam ini terjadi? Karena Indonesia terdiri dari tiga bagian awktu, maka warga di wilayah Indonesia Barat dapat menyaksikan gerhana matahari total pada pukul 07.30 WIB. Sementara itu, yang berada di wilayah Indonesia bagian tengah pada 08.35 WITA. Akan halnya yang di ujung timur, bisa memantau gerhana total pada pukul 09.50 WIT.

Terdapat 11 provinsi yang dilintasi gerhana matahari total 2016, yang mencakup Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Sementara itu dikutip dari tempo.co, kota-kota besar yang akan dilewati gerhana matahari total ini adalah, Muko-Muko , Palembang, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Palu dan Ternate. Lalu, seperti apa kiranya yang terjadi di wilayah tersebut saat gerhana total berlangsung?

Menurut Thomas Djamaluddin, fenomenanya akan sangat menarik, karena suasananya, meski pagi hari, akan berubah seperti senja menjelang malam. Oleh karenanya, pengalaman menyaksikan gerhana matahari total bisa sangat berkesan. Dikutip Liputan6.com,

Thomas menyebut, “Suasana saat itu mirip malam hari, tapi tidak terlalu gelap. Mirip senja, jelang malam. Ini adalah pengalaman yang mungkin sekali seumur hidup.”


Sumber : Sidomi

Minggu, 06 Maret 2016

Ulang Tahun Novelis Tanpa Huruf E Georges Perec di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2016/georges-perecs-80th-birthday-6327856558768128-hp.gif

Ulang tahun novelis ‘tanpa huruf E’ Georges Perec dirayakan di Google hari ini Senin, 7 Maret 2016. Perec yang lahir di Paris pada 7 Maret 1936 –80 tahun yang lalu– pernah menelurkan novel  La disparition (1969) yang menjadi inspirasi google doodle hari ini, yang dibuat oleh Sophie Diao.

Saat Anda mengunjungi halaman utama Google hari ini, akan ada sedikit kejutan. Logo Google yang biasa tampak ‘kehilangan’ huruf E. Iya, huruf tersebut dibuat kabur sedemikian rupa untuk mengenang La disparition, novel karya Georges Perec yang tidak mencantumkan  satu pun huruf E mesti ditulis sepanjang 300 halaman.

Tidak adanya huruf E dalam novel tersebut tergolong unik, karena bisa dimaknai sebagai metafora hilangnya orang tua Perec di Perang Dunia II. Sang ayah pergi dan tak pernah kembali sebagai tentara, sementara sang ibu lenyap dalam Holocaust. Diklaim oleh Warren Motte, tidak adanya huruf E dalam La disparition adalah ungkapan kehilangan dan ketidaklengkapan Perec tentang masa lalunya.

La disparition sendiri sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Sesuai dengan permainan lipogram yang diterapkan Perec untuk novelnya, gaya penerjemahan novel itu pun mengikuti. Misalnya, terjemahan La disparition dalam bahasa Inggris oleh Gilbert Adair, berjudul A Void, juga menghilangkan huruf E.

http://wordaligned.org/images/perec.jpg
Dalam terjemahan bahasa Spanyol, oleh Hermes Salceda, novel ini diberi judul El Secuestro. Salceda mengikuti permainan lipogram Perec dengam menghilangkan huruf a, yang merupakan huruf paling sering dipakai dalam bahasa tersebut.  Sementara dalam terjemahan bahasa Rusia oleh Valery Kislow, huruf yang dihilangkan adalah o, yang merupakan huruf paling banyak dipakai dalam bahasa tersebut.

La disparition sendiri bukan satu-satunya karya Georges Perec. Karyanya yang paling terkenal adalah La Vie mode d’emploi  yang dipublikasikan pada 1978. Karya lain di antaranya, Les Revenentes (1972), Un homme qui dort (1967), Die Maschine, (1972).


Sumber : Sidomi